A. CURRICULUM VITAE (cv)

1. IDENTITAS DIRI
NamaLengkap : Tiya Novianti
NamaPanggilan : Tiya
jeniskelamin : Perempuan
KewargaNegaraan : Indonesia
Agama : Islam
Status : Belum Menikah
Alamat : Kp. legok noong, Kecamatan. Cibadak, Lebak
NomorTelpon : 089698303460
Email : tiyanovianti23@gmail.com
2. RIWAYAT PENDIDIKAN
- PENDIDIKAN FORMAL
SD : SDN Kaduagung Timur 3 ( 2004 – 2010 )
SMP : MTS Wasilatulfallah Rangkasbitung ( 2010- 2013 )
SMA : SMKN 1 Rangkasbitung ( 2013 – 2016 )
- PENDIDIKAN NON FORMAL
- ORGANISASI : Organisasi Sispala( 2013 – 2014 )
- KEAHLIAN : Pengoperasian Komputerdan Jaringan
B. SURAT LAMARAN KERJA
C. FOTO
D. KARTU NAMA

E.MODUL MICROSOFT WORD 2013
F. MODUL MICROSOFT EXCEL 2013
MODUL MICROSOFT EXCEL 2013
- Pendahuluan
Microsoft Excel adalah General Purpose Electronic Spreadsheet yang dapat digunakan untuk mengorganisir, menghitung, menyediakan maupun menganalisa data-data dan mempresentasikannya ke grafik atau diagram. Kemudahan lain yang diperoleh dari program ini adalah terintegrasinya program Microsoft Excel dengan program aplikasi windows yang lain. Saat anda membuka Microsoft Excel maka sebuah buku kerja (Workbook) siap digunakan yang didalamnya terdapat beberapa lembar kerja (worksheet).
Lembar keja dalam Microsoft Excel dalam satu sheet terdiri dari 256 kolom (columns) dan 65536 baris (rows). Kolom ditampilkan dalam tanda huruf A, B, C dan berakhir pada kolom IV. Sedangkan baris dilambangkan dalam bentuk angka 1, 2, 3 dan berakhir pada 65536. Perpotongan antara baris dan kolom disebut sel (cell), misal, pada perpotongan kolom B dengan baris ke 5 disebut sel B5. Dan sel yang bergaris tebal menandakan bahwa sel tersebut dalam keadaan aktif.
Untuk memulai excel, langkah-langkah yang harus dilakukan adalah :
- Klik tombol start pada keyboard
- Setelah beberapa saat, maka akan muncul tampilan dasar Microsoft excel
- Lalu klik blank workbook untuk memulai menjalankan aplikasi Microsoft office 2013
- Menu Pada Microsoft Excel
- Menu Bar
Menu Bar berguna untuk menjalankan suatu perintah. Menu bar pada Microsoft Excel antara lain :
- File
- Home
- Insert
- Page layout
- Formulas
- Data
- Review
- View
- Status Bar
Status Bar mempunyai dua area utama, yaitu Message Area pada bagian kiri dan kotak indikator pada bagian kanan. Ready merupakan pertanda bahwa Excel siap menerima perintah, sedangkan NUM mengindikasikan bahwa fungsi tombol-tombol angka pada bagian keypad di papan keyboard dalam kondisi aktif.
- Title Bar
Title bar merupakan bagian yang berada paling atas lembar Excel. Dalam title bar terdapat beberapa komponen, antara lain :
Icon Control Menu
Restore, untuk mengatur ukuran layar dalam ukuran yang relatif.
Move, untuk memindahkan posisi layar jendela ke posisi lain.
Size, mengatur ukuran layar jendela Excel.
Minimize, menampilkan jendela Excel ke ukuran minimal dalam bentuk icon.
Maximize, menampilkan jendela Excel ke ukuran maksimal, yaitu memnuhi layar.
Close, untuk keluar dari aplikasi Excel.
- Formula Bar
Formula bar berfungsi untuk memasukkan, memperbaiki, dan juga dapat menampilkan data atau rumus pada sel yang sedang aktif. Untuk memperbaiki data atau rumus adalah dengan cara mengklik atau menekan tombol F2.
- Petunjuk Sel (Cell Pointer)
Untuk memindahkan penunjuk sel ke posisi yang baru dapat digunakan bantuan mouse maupun keyboard. Dengan mouse kita dapat leluasa memindahkan posisi penunjuk sel dengan mengarahkan pointer ke sel yang dituju. Sedangkan dengan menggunakan keyboard langkah yang ditempuh antara lain :
Jika posisi sel berada diluar tampilan jendela, maka kita dapat menggunakan fasilitas scrollbar, baik yang vertikal maupun yang horisontal untuk menjangkau sel yang dimaksud.
- Membuat file baru, Menyimpan dan Membuka File
- Membuka Workbook Baru
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
Pilih menu File – New (Ctrl+N) atau klik icon lembar kosong pojok kiri atas pada toolbar.
Jika ingin membuka workbook yang telah disusun dengan format tertentu bisa menggunakan tab Spreadsheet Solutions atau Bussiness Planner Template.
Pilih format yang diinginkan dengan mengklik pada file yang ditampilkan, dan lihat contoh tampilannya pada Preview.
Setelah menentukan file yang dimaksud klik OK dan lihat hasilnya!
- Menyimpan Buku Kerja (Workbook)
Pilih menu File – Save (Ctrl+S)
Pada kotak dialog Save In, tentukan tempat yang dipakai untuk menyimpan.
Pada kotak isian, ketikkan nama file
Klik ikon save
- Membuka File
- Pilih menu File – open (ctrl+o)
- Klik file yang ingin dibuka
- Formula Dasar pada Microsoft Office Excel 2013
Fungsi formula dasar adalah untuk melakukan penghitungan terhadap data yang ada di Microsoft Office Excel 2013. Setiap penggunaan formula dasar, kita harus mengawalinya dengan tanda sama dengan (=). Tanda sama dengan (=) dimaksudkan untuk mengawali sebuah fungsi di Microsoft Office Excel 2013. Yang perlu diperhatikan adalah alamat dari data tersebut, jika salah mengetikkan alamatnya, maka data tersebut akan bernilai salah (#VALUE). Fungsi-fungsi dasar tersebut antara lain :
- Aritmatika Dasar : Fungsi penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), dan pembagian (/).
- SUM: Berfungsi untuk menjumlahkan data.
Terdapat sebuah data Barang yang terdiri dari Spidol, Penghapus, Penggaris, Pensil, dan Buku Tulis.Masing-masing barang tersebut memiliki jumlah yang tidak sama dengan barang yang lainnya. Dari gambar diatas, untuk mencari berapa jumlah barang secara keseluruhan, kita dapat menggunakan rumus SUM. Dengan mengetikkan alamat C2 sebagai data pertama, hingga C6 sebagai data terakhir sehingga dapat diketahui keseluruhan jumlahnya.
- MIN: Berfungsi untuk mencari nilai terendah dari kumpulan data.
Terdapat sebuah data Nilai dari beberapa Mahasiswa dengan nilai yang berbeda satu dengan yang lainnya. Dari gambar diatas, untuk mencari nilai terendah dari semua nilai adalah menggunakan fungsi MIN. Dengan mengetikkan alamat C2 sebagai data pertama, hingga C9 sebagai data terakhir sehingga dapat diketahui berapakah nilai terendahnya.
- MAX: Berfungsi untuk mencari nilai tertinggi dari kumpulan data.
Terdapat sebuah data Nilai dari beberapa Mahasiswa dengan nilai yang berbeda satu dengan yang lainnya. Dari gambar diatas, untuk mencari nilai tertinggi dari semua nilai adalah menggunakan fungsi MAX. Dengan mengetikkan alamat C2 sebagai data pertama, hingga C9 sebagai data terakhir sehingga dapat diketahui berapakah nilai tertingginya.
- AVERAGE: Berfungsi untuk mencari nilai rata-rata dari kumpulan data.
Terdapat sebuah data Nilai dari beberapa Mahasiswa dengan nilai yang berbeda satu dengan yang lainnya. Dari gambar diatas, untuk mencari nilai rata-rata dari semua nilai adalah menggunakan fungsi AVERAGE. Dengan mengetikkan alamat C2 sebagai data pertama, hingga C9 sebagai data terakhir sehingga dapat diketahui berapakah nilai rata-ratanya.
Untuk membatasi adanya angka dibelakang koma (,) , kita dapat mengaturnya di format cell dengan meng-klik kanan tepat dikolom mana yang akan kita atur. Selanjutnya pilih tab Number dan pilih Category Number. Silahkan atur dikolom Decimal Places, sesuai dengan keinginan.
- COUNT: Berfungsi untuk menghitung banyaknya data.
Terdapat sebuah data Nilai dari beberapa Mahasiswa dengan nilai yang berbeda satu dengan yang lainnya. Dari gambar diatas, untuk mencari jumlah mahasiswa jika kita menghitung dari jumlah nilainya adalah menggunakan fungsi COUNT. Dengan mengetikkan alamat C2 sebagai data pertama, hingga C9 sebagai data terakhir sehingga dapat diketahui berapakah jumlah mahasiswanya.
- CONCATENATE : Berfungsi untuk menggabungkan data antar kolom.
Untuk menggabungkan data pada kolom Subjek dan Domain, maka diperlukan fungsi CONCATENATE untuk menggabungkannya.
- ALAMAT ABSOLUT
Fungsi Absolute digunakan untuk mengunci posisi kolom dan baris. Fungsi ini ditandai dengan adanya tanda $ yang berada di depan Kolom dan di depan Baris. Ada 2 fungsi yang dapat digunakan, yaitu Absolut dan Semi Absolut.
- Alamat Absolut
Terdapat sebuah data Barang yang terdiri atas Nama Barang, Harga Satuan, dan Total Harga. Setiap barang dibeli sebanyak 2 item, sehingga setiap Harga Satuan Barang dikalikan 2 untuk mendapatkan Total Harga. Agar mempermudah proses perhitungan, kita ketikkan sebuah angka 2 sebagai master dari perkalian tersebut. Jadi setiap Harga Satuan akan dikalikan dengan angka 2 yang terletak di kolom B11. Agar tidak berubah-ubah, kita diharuskan menambahkan simbol Dollar ($) sebelum huruf B ($B = fungsi $ untuk mengunci kolom B) dan sebelum angka 11 ($11 = fungsi $ untuk mengunci baris ke-11). Sehingga didapatkan hasil dari perkalian tersebut.
- Alamat Semi Absolut
Ingatkah kalian dengan table perkalian??? Pertama, kita buat sebuah tabel perkalian dengan komposisi seperti gambar diatas. Sebagai permulaan, coba cari jawaban dari perkalian silang 1 x 1 , maka akan diketahui rumus fungsi B1*A2. Kemudian coba lagi dengan perkalian silang antara 2 x 2 , maka akan diketahui rumus fungsi C1*A3. Setelah itu, coba lihat lagi dengan detail, apa perbedaan dari 2 rumus fungsi tersebut.
Perbedaan pada rumus tersebut terletak pada salah satu alamat cell-nya, akan tetapi alamat cell tersebut juga memiliki kesamaan. Dari perbedaan dan persamaan itulah, kita dapat menggunakan rumus fungsi Semi Absolut untuk mempercepat penghitungan tabel perkalian tersebut.
Rumus fungsi Semi Absolut digunakan untuk mengunci salah satu kolom atau baris pada suatu alamat cell. Sebagai contoh :
- $C9 : Penguncian kolom C, dengan cara ini ketika cell dicopy kekanan alamat cell akan tetap dibaca sebagai $C9 bukan D9, namun ketika dicopy kebawah alamat cell akan berubah menjadi $C10.
- C$9 : Penguncian baris 9, dengan cara ini ketika cell dicopy ke bawah alamat cell akan tetap dibaca sebagai C$9 bukan C10, namun ketika dicopy ke kanan alamat cell akan berubah menjadi D$9.
Untuk penerapannya, rumus fungsi yang pertama B1*A2 ditambahkan $ didepan angka 1 dan didepan huruf A menjadi B$1*$A2. Kemudian kita dapat mencoba untuk menggeser (drag) mouse ke bawah lalu kesamping seperti pada gambar berikut.
- FUNGSI LOGIKA
Operasi Rasional
Berikut ini adalah daftar operasi rasional yang sering digunakan dalam fungsi logika.
Operasi Pengertian
> Lebih Besar
< Lebih Kecil
>= Lebih Besar atau Sama Dengan
<= Lebih Kecil atau Sama Dengan
<> Tidak Sama Dengan
Macam Fungsi Logika
Berikut ini adalah macam-macam fungsi logika yang sering digunakan.
Fungsi Logika Pengertian
Fungsi NOT Suatu fungsi yang digunakan untuk membalik suatu nilai logika.
Sintaks:
=OR(Logical)
Fungsi AND Suatu fungsi yang apabila salah satu pernyataan bernilai S (Salah), maka pernyataan kombinasinya juga akan bernilai S (Salah).
Sintaks:
=AND(Logical1,Logical2, …)
Jadi tidak hanya terbatas dengan dua syarat (logical) saja, melainkan bisa lebih banyak.
Fungsi OR Suatu fungsi yang apabila salah satu pernyataan bernilai B (Benar), maka pernyataan kombinasinya juga akan bernilai B (Benar).
Sintaks:
=OR(Logical1,Logical2, …)
Jadi tidak hanya terbatas dua syarat (logical) saja, melainkan bisa lebih banyak.
Fungsi IF Suatu fungsi yang digunakan jika ada pertalian/ hubungan sebab dan akibat atau ada persyaratan yang harus dipenuhi.
Sintaks:
=IF(Logical Test;True;False)
Logika Ganda
Berikut ini adalah penggabungan antara Fungi Logika IF dengan Fungsi Logika AND; dan penggabungan antara Fungi Logika IF dengan Fungsi Logika OR.
Rumus Logika IF dengan AND Rumus Logika IF dengan OR
Sintaks:
=IF(AND(Logicall;Logical2);True;False)
Arti:
Jika Logical1 dan Logical2 keduanya benar, maka nilai yang diambil adalah True. Nilai yang akan diambil untuk selain itu adalah False. Sintaks:
=IF(OR(Logicall;Logical2);True;False)
Arti:
Jika Logical1 atau Logical2 bernilai benar, maka nilai yang diambil adalah True. Nilai yang akan diambil untuk selain itu adalah False.
Contoh 1:
Tentunya kalian pernah mengetahui tentang taman rekreasi yang ada di Indonesia yaitu Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Sistem pembayaran karcis yang ada di tempat rekreasi tersebut memiliki syarat antara lain:
- Jika umur pengunjung <= 7 tahun makan dikategorikan sebagai jenjang usia anak-anak. Sedangkan jika umur pengunjung > 7 tahun makan dikategorikan sebagai jenjang usia dewasa.
- Biaya karcis jika jenjang usia anak-anak, adalah Rp.5.000,-. Sedangkan Jika jika jenjang usia dewasa, adalah Rp.10.000,-.
Tentukanlah jenjang usia pengunjung dan biaya karcis pengunjung, apabila dua persyaratan berikut harus dipenuhi!
Kisi-kisi:
- =IF(D5<=7;”Anak-anak”;”Dewasa”) atau =IF(D5>7;”Dewasa”;”Anak-anak”)
- =IF(D5<=7;5000;10000) atau =IF(D5>7;10000;5000)
Contoh 2:
Hasil ujian seorang mahasiswa ditentukan oleh nilai teori dan nilai prakteknya sebagai berikut.
- Mahasiswa dinyatakan lulus jika kedua nilainya >= 55 (nilai teori >= 55 DAN nilai praktek >= 55).
- Mahasiswa dinyatakan lulus jika salah satu nilainya >= 55. (nilai teori >= 55 ATAU nilai praktek >= 55).
Tentukan hasil ujian untuk setiap mahasiswa menurut masing-masing persyaratan tersebut!
Kisi-kisi:
- =IF(AND(D5>=60;E5>=60);”Lulus”;”Gagal”)
- =IF(OR(D5>=60;E5>=60);”Lulus”;”Gagal”)\
- FUNGSI BACA DATA
Fungsi baca data adalah fungsi pencarian dan rujukan (lookup) yang dipakai untuk mencari data dengan menunjuk ke suatu lokasi. Lokasi rujukan bisa berupa range dalam bentuk tabel.
Fungsi VLOOKUP
Dipakai untuk mencari suatu nilai pada kolom paling kiri suatu tabel dan mengambil nilai kolom lain yang ditentukan pada baris yang sama.
Sintaks:
=VLOOKUP(Lookup_Value;Table_Array;Col_Index_Num;[Range_Lookup])
Fungsi HLOOKUP
Dipakai untuk mencari suatu nilai pada baris paling atas suatu tabel dan mengambil nilai baris lain yang ditentukan pada kolom yang sama.
Sintaks:
=HLOOKUP(Lookup_Value;Table_Array;Col_Index_Num;[Range_Lookup])
Ket:
Lookup_Value Dapat berupa isi sel atau nilai yang diketik
Table_Array Tabel yang dipakai sebagai rujukan pencarian
Col_Index_Num Menunjukkan kolom beberapa yang nilainya akan diambil
Range_Lookup Dapat dikosongkan atau diisi “True” jika tabel disusun terurut dan pencarian diartikan sama dengan atau lebih kecil, jika diisi “False” maka tabel tidak harus terurut dan pencarian diartikan sebagai “yang sama persis”
Contoh:
Seorang dosen ingin menentukan grades mahasiswa-mahasiswanya. Dosen ini sudah memiliki data antara lain sebagai berikut:
ATAU
Kisi-kisi:
- =VLOOKUP(D5;$C$12:$D$15;2)
- =HLOOKUP(D5;$D$10:$H$11;2)
- INSERT GRAFIK, GAMBAR DAN TABEL
- GRAFIK
Grafik biasa dipakai untuk menampilkan komposisi data secara visual, menggunakan gambar atau simbol tertentu, sehingga mempermudah pemahaman dan pengertian tentang data secara menyeluruh. Membuat grafik
Buatlah tabel seperti di bawah ini :
- Pilih menu Insert
- lalu Chart atau klik .
- Tentukan tipe grafik yang diinginkan. Anda dapat menggunakan tab standart atau tab custom types jika ingin tipe yang lainnya.
- Klik OK
- GAMBAR
Pilih menu Insert
Lalu pilih Picture atau Online Pictures
- TABEL
Tunggu hingga muncul dialog seperti di bawah ini
- FORMAT KARAKTER
- LEFT (Mengambil Karakter Kiri)
Left ini digunakan untuk mengambil karakter pada bagian sebelah kiri dari suatu teks. Bentuk umum penulisannya adalah =LEFT(text,num_chars).
- MID (Mengambil Karakter Tengah)
Mid ini digunakan untuk mengambil karakter pada bagian tengah dari suatu teks. Bentuk penulisannya adalah : =MID(text,start_num,num_chars)
- RIGHT (Mengambil Karakter Kanan)
Right ini digunakan untuk mengambil karakter pada bagian sebelah kanan dari suatu teks. Bentuk penulisannya adalah : =RIGHT(text,num_chars)
- DATA SORT (Mengurutkan Data) Langkah mengurutkan suatu data adalah :
- Blok seluruh data yang ingin diurutkan
- Pilih tab Data – klik icon Sort ,
- Klik AZ untuk pengurutan Ascending (diurutkan berdasarkan dari kecil ke yang besar)
- Klik ZA untuk pengurutan Descending (diurutkan berdasarkan dari besar ke yang kecil)
- Ok
- DATA FILTER (Menyaring Data) 1. Langkah menyaring suatu data adalah :
- Blok seluruh data dalam tabel
- Pilih tab Data –Klik icon Filter
- Untuk menghilangkan tanda klik kembali icon Filter
- MENCETAK FILE
- TATANAN HALAMAN
- Mengatur Halaman
Untuk menngatur cara percetakan pada halaman, lakukanlah langkah-langkah berikut :
- Pilih menu Page Layout
- Pada kelompok Orientation, kita dapat memilih Potrait atau Landscape.
- Pada kelompok scaling kita dapat Adjust to untuk menentukan ukuran percetakan sehingga hasil terhadap ukuran normal, dan pilihan Fit to untuk mengatur ukuran percetakan sehingga hasil percetakan dapat tertampung pada sejumlah pada sejumlah halaman yang ditentukan.
- Pada pilihan Paper size kita dapat menentukan ukuran kertas yang dipakai.
- Margin untuk menentukan jarak cetakan dari batas kertas.
- Mengatur percetakan lembar kerja
- Pilih menu File lalu Page setup.
- Pilih Sheet sehingga muncul tampilan seperti berikut.
Print area : menentukan area yang dicetak.
Print titles : menentukan judul yang tercetak tiap halaman.
Rows to repeat at top : untuk menentukan beberapa baris yang akan tercetak pada bagian paling atas pada tiap halaman.
Columns to repeat at left : menentukan beberapa kolom yang akan tercetak pada bagian paling kiri tiap halaman.
Gridlines : untuk mencetak garis grid(pembatas sel).
Row and column headings : untuk mencetak nomor baris dan nomor kolom.
Draft quality : untuk mencetak dalam kualitas draft.
Page order : untuk menentukan arah pemisahan halaman
Header/footer : adalah untuk menentukan bagian margin atas bawah tiap halaman.
- LINK
Untuk membuat suatu link pada excel, ikuti langkah – langkah di bawah ini :
- sorot sel yang akan di link apabila itu suatu teks, atau sisipkan shape, clipart, chart atau yang lain untuk di link.
- Pilih Menu Insert – hyperlink , maka akan tampil seperti di bawah ini:
- Terdapat empat pilihan untuk link, yaitu:
1) existing File or web page : berfungsi untuk melink-kan ke situs internet.
2) Place in this Document : untuk melink-kan di worksheet excel saja ( Misal di sheet 1, sheet 2 atau sheet 3, dll).
3) create new document : untuk melink-kan pada lembar kerja baru. 4) d.E-mail Address : untuk melink-kan pada e-mail.
- Klik Ok. Apabila link berupa teks, maka teks tersebut akan berubah warna menjadi biru dan bergaris bawah.
- MEMBUAT EQUATION
- Klik menu Insert – Equation, maka akan tampil kotak dialog seperti ini :
- Akan muncul kotak equation dan ketikkan rumus yang akan dibuat.
- Untuk mengakhiri equation, sorot kursor di sembarang sel.
- Untuk mengeditnya, double klik pada kotak yang memuat rumus tersebut.
G. MICROSOFT POWER POINT 2013
- Pengenalan Power Point 2013
Software presentasi merupakan software yang berfungsi untuk membantu membuat file presentasi yang dinamis dengan menggunakan sisipan animasi. Salah satu program yang digunakan untuk membantu presentasi adalah Microsoft Office Power Point. Program ini dikemas menjadi satu dalam produk Microsoft Office yang terdiri dari Word, Excel, Access dan sebagainya.
Power Point merupakan aplikasi yang berjalan pada sistem operasi berbasis Windows dan Macintosh. Ada juga aplikasi yang sejenis yang berjalan di sistem Linux yaitu Openoffice Impress, belakangan telah muncul versi untuk Windows juga. Aplikasi presentasi banyak digunakan oleh kalangan perkantoran seperti pebisnis, para pendidik, peneliti, siswa hingga trainer.
Microsoft Office Power Point 2013 adalah aplikasi yang memungkinkan kita untuk dapat merancang dan membuat presentasi secara mudah, cepat, serta dengan tampilan yang menarik dan profesional.
Power point 2013 memiliki User Interface (UI) yang disempurnakan dari tampilan (UI) power point pada versi 2007 dan versi 2010. Menu dan toolbar dalam power point 2013 di sebut dengan Ribbon.
Power Point, seperti halnya perangkat lunak pengolah presentasi lainnya, objek teks, grafik, video, suara dan objek-objek lainnya diposisikan dalam beberapa halaman individual yang disebut dengan “slide”. Istilah slide dalam power point ini memiliki analogi yang sama dengan slide dalam proyektor biasa. Setiap slide dapat dicetak atau ditampilkan dalam layar dan dapat dinavigasikan melalui perintah dari presenter. Slide dapat berbentuk dasar webcast (sebuah siaran di World Wide Web). Power Point 2013 dapat menyimpan presentasi dalam format berikut :
- *.pptx (PowerPoint Presentation), yang merupakan data biner dan tersedia dalam versi power point 2010 dan 2013.
- *.ppt (PowerPoint Presentation), yang merupakan data biner dan tersedia dalam semua versi PowerPoint.
- *.pps (PowerPoint Show), yang merupakan data biner dan tersedia dalam semua versi PowerPoint.
- *.potx (PowerPoint Template) yang merupakan data biner dan tersedia dalam versi power point 2010 dan 2013.
- *.pptx* (PowerPoint Presentation) yang merupakan data dalam bentuk XML dan hanya tersedia dalam PowerPoint 2013.
- Menjalankan Aplikasi Microsoft Power Point 2013 pada Windows 8
- Menjalankan PowerPoint
Ada banyak cara untuk membuka aplikasi Power Point 2013 di Windows 8 namun pada dasarnya semua sama. Cara yang paling umum untuk memulai Microsoft Power Point 2013, antara lain :
- Klik tombol windows pada keyboard sehingga muncul tampilan seperti berikut :
Screen shoot windows,
Kemudian cari icon Microsot Office Power Point 2013 seperti berikut, lalu klik icon tersebut
:
Screen shoot icon Power Point 2013
- Klik tombol windows dan Q secara bersamaan, maka akan muncul kotak searxh program pada windows 8, ketikkan Power Point, dari hasil pencarian klik iconnya.
- Menutup Aplikasi Microsoft Power 2013
Cara menutup aplikasi ini hampir sama dengan aplikasi yang ada pada versi-versi sebelumnya, yaitu dengan menekan tombol keyboard Alt+F4 secara bersamaan atau mengklik icon close pada window
microsoft office 2013 , selain itu bisa juga melalui title bar dengan mengklik icon powerpoint kemudian pilih close.
- Menu Pada Microsoft Power Point 2013
Pada Microsoft Power Point 2013 menubar berisi shortcut berbentuk icon, perbedaan pada
Power Point 2013 ini adalah tidak adanya office button sebagai icon utama dalam pengaturan keseluruhan Power Point, di Power Point 2013 fungsi office button tersebut digantikan oleh sebuah menubar dipojok paling kiri yaitu menu . Baris menu bar awal lainnya terdiri dari Home, Insert, Design, Transitions, Animation, Slideshow, Review, View, tetapi akan bertambah sesuai dengan objek yang sedang dikerjakan. Contoh : saat membuat table, maka otomatis menu Design dan Layout akan muncul untuk mengatur table tersebut. Berikut penjelasan singkat mengenai menubar (ribbon) pada Power Point 2013 :
- Menubar File yang mempunyai fungsi seperti office button pada microsft office sebelumnya
- Tabs yang terdiri atas beberapa Ribbon
- Pengganti Menu dan Toolbar yang disebut Ribbon
- Masing-masing Tabs terdiri atas beberapa groups
- Command Buttons (Tombol Perintah)
- Dialog Box Launche ( ) untuk membuka task pane terkait suatu groups
- Transition to This slide : untuk memberikan efek pergantian untuk setiap slide
- Sound : Memberikan efek suara untuk setiap pergantian slide
- Duration : Pengaturan waktu untuk pergantian slide (secara default adalah Auto)
- Advance Slide : Pengaturan pergantian slide apakah muncul setelah mouse di klik atau dengan suatu pengaturan waktu tertentu
- Preview : Melihat tampilan animasi secara lebih sederhana (tampilan sederhana)
- Animation : Jenis-jenis animasi yang dapat diberikan pada objek yang dipilih
- Animation Pane : Panel animasi yang dapat digunakan untuk mengatur animasi (baik urutan, durasi dan lainnnya)
- From Beginning : Memulai slide show dari awal atau dengan tombol F5
- From Curent Slide (Slide Show) : Memulai slide show dari slide yang diinginkan
- Hide Slide : Menyembunyikan slide dari presentasi tanpa menghapus slide
- New Slide : Untuk menyelipkan slide baru ke presentasi
- Layout : Mengubah tampilan layout pada slide
- Reset : Mengembalikan dormat slide ke format awal
- MEMBUAT FILE BARU, MENYIMPAN FILE DAN MEMBUKA FILE
- Membuat file baru
Microsoft Office Power Point 2013 memiliki tampilan yang lebis dinamis, nampak ketika aplikasi dibuka pertama kali yang langsung menyuguhkan berbagai macam themes, baik itu yang lokal maupun template yang harus di download terlebih dahulu, seperti tampilan berikut ini :
Pada bagian sebelah kiri, terdapat recent yang memperlihatkan history file-file yang telah dibuat sebelumnya dari yang paling terakhir dibuka, sehingga dapat memudahkan user dalam mencari file yang terakhir dibuka tanpa harus masuk ke browse window. Sebelum membuat file presentasi user diminta untuk memilih salah satu themes yang telah disediakan, jika sudah maka tampilan untuk area kerja (slide) adalah sebagai berikut :
Untuk mengatur slide secara umum, baik itu menambah, mengatur layput atau menghapus bisa digunakan langkah-langkah kerja seperti yang telah dijelaskan pada sub-bab 1.2 pada poin ke 16 hingga ke 18, sama dengan power point versi-versi sebelumnya untuk menambahkan slide, user juga langsung bisa dengan menekan ENTER.
- Menyimpan file
Cara menyimpan file Microsoft office apapun pada umumnya hampir sama saja. Pada umumnya selain menggunakah bantuan ribbon (File > Save), user bisa menggunakan fungsi pada keyboard berupa Ctrl+S (Perintah Save). Adapun tampilan Power Point 2013 ketika masuk di jendela penyimpanan akan seperti tampak pada gambar berikut :
Salah satu kelebihan Power Point 2013 ini ialah layanan penyimpanannya yang menyajikan 3 menu sekaligus, yaitu sky drive (penyimpanan di database untuk sebuah akun microsoft di internet), My computer (penyimpanan di pc user) serta Add a Place yaitu jika user ingin berbagi pakai dengan jalur yang berbeda, untuk mencari jendela browse pada penyimpanan Power Point 2013 user bisa mengklik icon browse yang ada pada bagian my computer.
- Membuka file
Membuka file pada Power Point 2013 juga mengalami perubahan yang lebih dinamis dengan kemampuannya untuk langsung menghubungkan akun Microsoft jika internet telah tersambung dengan pc kita, cara membuka file-file tersebut bisa dengan menggunakan Ctrl+O ataupun melalui ribbon (File > Open), tampilan open window :
Jendela ini akan menyajikan 4 pilihan, yaitu Recent Presentation (file yang paling terakhir dibuka), Sky drive (database untuk sebuah akun microsoft di internet), My computer ( file-file yang ada di pc user), serta Adda Place (bagi user yang ingin berbagi pakai dengan jalur yang berbeda)
- ACTION BUTTON DAN HYPERLINK
- Penggunaan Action Pada Powerpoint 2013
Action button merupakan tombol yang disediakan oleh Microsoft PowerPoint dan memiliki simbol-simbol tertentu, seperti tombol Next, Previous, Home dan sebagainya yang berfungsi mengendalikan slide presentasi.
- Pilih Insert tab, Illustrations group, klik tanda panah pada Shapes.
- Di bagian Action Buttons, klik tombol yang ingin digunakan pada slide presentasi.
- Pada slide, geser (drag)mouse untuk membuat bentuk tombol. Lepaskan tekanan pada mouse bila sudah selesai.
Tips : Klik Action Button Custom (kotak persegi kosong yang terletak di bagian paling akhir), untuk membuat tombol tersendiri.
- Buat pengaturan yang diperlukan pada kotak dialog Action Settings, sama halnya dengan pengaturan pada Action.
- Penggunaan Hyperlink Pada Microsoft Office 2013
Secara umum yang dimaksud dengan Hyperlink adalah sebuah acuan dalam dokumen hiperteks (hypertext) ke dokumen yang lain atau sumber lain (Wikipedia). Fitur Hyperlink juga terdapat pada program Microsoft Office Powerpoint 2013. Masih dengan fungsi yang sama dengan pendahulunya yaitu powerpoint 2010, hyperlink pada Powerpoint 2013 mempunyai fungsi memindahkan slide presentasi pada urutan tertentu serta membuka file yang masih terdapat dalam komputer atau yang sama serta halaman web.
Berikut adalah penggunaan Hyperlink pada Powerpoint 2013:
- Buka slide presentasi yang akan dicantumkan Hyperlink, misal seperti slide dibawah ini.
- Tentukan objek yang akan dijadikan Hyperlinknya, misalkan dibawah ini kata “CONTOH
PRESENTASI” akan diberi hyperlink, maka kata “CONTOH HYPERLINK” diblok, seperti dibawah ini,
- Setelah diblok klik kanan kemudian pilih Hyperlink,
- Selanjutnya akan muncul kotak dialog Insert Hyperlink seperti dibawah ini,
- beberapa hal yang perlu diperhatikan
- Existing File or Web Page, digunakan ketika file hyperlink yang dikehendaki berasal dari folder lain yang terdapat dalam computer.
- Place In This Document, digunakan ketika Hyperlink ditujukan menampilkan slide-slide tertentu pada file presentasi.
- Klik OK untuk mengakhirinya.
- Kata yang memuat Hyperlink biasanya bergaris bawah dan memliki warnanya berubah.
- Hyperlink juga dapat dimuat dalam objek bentuk dengan memilih menu Insert, Illustration shape, pilih salah satu bentuk dan lanjutkan dengan cara yang sama.
- TRIGGER PADA POWERPOINT 2013
Trigger ini dapat digunakan untuk interaksi dalam bahan ajar powerpoint. Prinsip kerjanya adalah ketika tombol navigasi di klik, maka trigger akan bekerja dengan menampilkan gambar atau animasi maupun video yang hendak kita tampilkan.
Berikut ini adalah langkah-langkah dalam pemanfaatan trigger dalam media presentasi powerpoint :
- Pilih layout dari sebuah slide pada powerpoint yang akan di beri trigger dan buatlah shape (tombol navigasi) sebanyak yang dibutuhkan sesuai dengan keinginan kita. Masukkan sebuah text (Materi Pelatihan Komputer) sebagai trigger dari sebuah folder yang sudah ditentukan
- Buatlah text “Materi Pelatihan Komputer” sebagai trigger dengan cara mengklik gambar tersebut, kemudian tekan menu animation dan pilih salah satu bentuk animasi.
- Pastikan text yang dipilih sudah benar, klik pada layout atau block semua text yang akan dijadikan trigger, kemudian tekan tombol animations kemudian pilih trigger.
- Jika trigger sudah berhasil dibuat, maka akan terlihat icon
- Ulangi pembuatan trigger berikutnya dengan langkah-langkah seperti diatas. Tujuannya adalah pada saat animasi ke-2 muncul maka animasi ke-1 hilang. Begitu sebaliknya. Caranya berikan animasi exit dalam trigger animasi ke-2 pada saat animasi ke-1 muncul, sebaliknya masukkan animasi exit pada animasi ke-1 dalam trigger animasi ke-2. Ubah animasi exit dari keduanya mulai strat menjadi with previous.